Telp Kantor (0274) 562-076 - SMS/Whatsapp: 0822-2545-6356

Denhanud 474 Paskhas TNI AU

Kegiatan BINTALFISDISBUN merupakan serangkaian kegiatan yang diberikan kepada mahasiswa baru dengan tujuan untuk menyiapkan calon Taruna / Taruni Andalan Sawit  yang memiliki Mental yang Tangguh,  Berani,  Fisik yang kuat, Disiplin dan Perilaku Baik. Selain itu mahasiswa juga dibekali wawasan kebangsaan, bela negara,  jiwa korsa dan memiliki pengetahuan perkebunan khususnya sawit berkelanjutan.

Pada pelaksanaannya, mahasiswa Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta yang berjumlah 300 mahasiswa dididik oleh para Instruktur dari Paskhas TNI-AU, Tim Outbound Pusdiklat Depdagri dan Instruktur Perkebunan dari AKPY-STIPER. Lokasi kegiatan dilaksanakan di di Denhanud 474 Paskhas TNI AU DIY dan KP2 INSTIPER Ungaran Semarang.

Pelaksanaan BINTALFISDISBUN berlangsung pada 28 September hingga 4 Oktober 2019. Pada tanggal 28 hingga 29 September 2019 mahasiswa baru Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta diberangkatkan menuju Denhanud 474 Paskhas TNI AU untuk melaksanakan rangkaian pertama BINTALFISDISBUN. Kesempatan tersebut menjadi pembinaan dasar mental, fisik serta kedisiplinan mahasiswa baru. Instruktur yang mendampingi seluruhnya berasal Paskhas TNI AU.

Penerimaan kehadiran mahasiswa AKPY di Denhanud 474 Paskhas

Kegiatan yang dilaksanakan di Denhanud 474 Paskhas adalah beragam kegiatan fisik untuk menempa mental dan kedisiplinan mahasiswa AKPY. Pada hari pertama dilaksanakan jelajah lingkungan Denhanud 474 Paskhas dilanjutkan dengan curve (membersihkan lingkungan). Instruktur Paskhas TNI AU turut memberikan pengetahuan dasar mengenai penanganan hewan buas yang pada kesempatan tersebut diberikan cara penanganan terhadap ular.

Pelatihan dasar baris-berbaris
Pembuatan Yel-yel Mahasiswa AKPY
Halang Rintang
Halang Rintang
Makan Siang Bersama
Pembuatan Tenda
Perjalanan

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Denhanud 474 Paskhas bertujuan untuk menempa Fisik, Mental serta membentuk Kedisiplinan mahasiswa AKPY yang pada akhir masa perkuliahan akan memasuki dunia kerja di lingkungan Kelapa Sawit yang menuntut performa fisik serta mental yang kuat termasuk memiliki kedisiplinan yang tinggi untuk menyelesaikan pekerjaan.

Share This