Center of Excellence Pendidikan Vokasi Perkebunan Yang Kompeten
0822-2703-9659 (WA) admin@akpy-stiper.ac.id

Malam Inagurasi AKPY STIPER 2026 Lepas Mahasiswa D1 Siap Terjun ke Industri Sawit Nasional

Malam Inagurasi AKPY STIPER 2026 Lepas Mahasiswa D1 Siap Terjun ke Industri Sawit Nasional

Yogyakarta, SAWIT INDONESIA — AKPY STIPER menggelar Malam Inagurasi AKPY STIPER 2026, pada Jum’at (22 Mei 2026) sebagai momentum pelepasan mahasiswa Program Diploma 1 (D1) menuju dunia industri kelapa sawit nasional melalui program magang di berbagai perusahaan mitra.

Acara berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan dihadiri pemangku kepentingan sektor sawit dari pemerintah, industri, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), perusahaan perkebunan sawit mitra, Pengurus yayasan (YPKP) yang menaungi AKPY STIPER, tokoh masyarakat setempat serta para akademisi yang memberikan dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia sawit Indonesia.

Direktur AKPY STIPER, Dr. Sri Gunawan, SP, MP dalam sambutannya menegaskan bahwa malam inagurasi bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa magang, tetapi juga simbol kesiapan generasi muda sawit untuk memasuki dunia kerja dan menjawab tantangan industri perkebunan modern.

“Mahasiswa yang diberangkatkan untuk magang ini telah dibekali kompetensi teknis, disiplin kerja, dan pemahaman industri sawit berkelanjutan. Kami berharap mereka mampu menjadi SDM unggul yang siap menjawab kebutuhan industri,” ujarnya pada Jumat (22/5/2026) di kampus AKPY STIPER, Yogyakarta.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma, Dr. Iim Mucharam, S.P., M.P., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai program magang menjadi langkah strategis dalam menyiapkan tenaga muda kompeten guna mendukung keberlanjutan industri sawit nasional.

“Antusiasme dan kualitas mahasiswa yang akan menjalani magang menunjukkan optimisme terhadap masa depan industri sawit Indonesia. Kita optimis melihat tenaga-tenaga kerja dan potensi pemuda-pemuda kita luar biasa sekali untuk pengembangan sawit ke depannya. Saya yakin kita mampu mempertahankan posisi Indonesia sebagai produsen sawit terbesar dunia, baik dari sisi hulu maupun hilir,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi AKPY STIPER dalam mencetak tenaga terampil sektor perkebunan melalui pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri.

“Pengalaman kerja nyata melalui program magang akan memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas SDM perkebunan nasional,” kata Iim.

Sementara itu, Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir – BPDP, Mohammad Alfansyah, S.H, M.H menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam program pendidikan dan magang mahasiswa, mulai dari yayasan, AKPY STIPER, Kementerian Pertanian, Ditjen Perkebunan, hingga perusahaan mitra dan para mahasiswa.

“Program magang AKPY STIPER tidak lepas dari seluruh pemangku kepentingan di sektor sawit yang selama ini menjalin kolaborasi. Kami harap program magang dapat berkontribusi dalam membangun SDM sawit unggul dan berdaya saing,” ucapnya.

Selain itu, Alfansyah berpesan kepada para mahasiswa agar terus mencintai Indonesia dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara selama menjalani magang maupun ketika memasuki dunia kerja.

BPDP juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan SDM sawit melalui program pendidikan dan pelatihan sebagai bagian dari upaya menciptakan regenerasi tenaga kerja sawit yang profesional dan kompetitif.

Malam inagurasi turut menjadi ajang mempererat sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Sejumlah perusahaan sawit mitra menyatakan kesiapan mereka menerima mahasiswa magang serta mendukung proses pembelajaran berbasis praktik di lapangan.

Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan seni, prosesi penyematan atribut magang kepada mahasiswa, serta pemberian motivasi sebelum para peserta diberangkatkan ke berbagai wilayah penempatan magang di Indonesia.

Melalui Malam Inagurasi AKPY STIPER 2026, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri diharapkan semakin kuat dalam mencetak sumber daya manusia perkebunan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan industri sawit masa depan.

Sumber : Sawit Indonesia